Home / Artikel / Motivasi / Jangan Menyakiti Diri Sendiri Dengan Tetap Bertahan Meskipun Sering Di Sakiti

Jangan Menyakiti Diri Sendiri Dengan Tetap Bertahan Meskipun Sering Di Sakiti


Jangan Menyakiti Diri Sendiri Dengan Tetap Bertahan Meskipun Sering Di Sakiti

Selain karena ujian, kesedihan juga bisa saja di karenakan oleh sebuah masalah. Dan masalah tersebut, kebanyakan berasal dari diri kita sendiri. Jadi kalau kita bersedih karena sebuah masalah, bisa jadi kalau kesedihan itu di sebabkan oleh diri kita sendiri. Termasuk juga dengan kesedihan dalam sebuah cinta yang menyakitkan ini.

Ada dua kemungkinan yang bakal terjadi jika kita mengenal cinta, kalau bukan kebahagiaan, ya pasti kesedihan, begitu pun sebaliknya. Berbahagialah bagi kita yang beruntung mendapatkan pasangan yang selalu membuat kita tersenyum, selalu ada untuk kita baik senang maupun susah, serta selalu berupaya agar kita terus merasa bahagia. Dan turut sedih bagi mereka yang kurang beruntung karena mendapatkan pasangan yang selalu menyakiti hati. Semoga ke depan bisa mendapatkan pasangan yang lebih baik.

Nah mengenai kejahatan dalam cinta yang berakibat pada menyakiti pasangan, ada beberapa contoh bentuk kejahatan tersebut. Entah itu ingin menang sendiri, berkata kasar, sikap acuh karena telah merasa bosan, sampai dengan tidak menganggap sebagai pasangan lagi. Kasus seperti itu bisa saja di alami oleh orang-orang di sekitar kita, dan tidak menutup kemungkinan bahwa hal itu terjadi pada diri kita. Inilah yang di namakan cinta membawa kesengsaraan.

Punya pasangan yang seperti itu memang sungguh suatu ketidak beruntungan bagi siapapun. Tapi bagaimana pun itu bentuknya, terkadang rasa cinta yang terlalu mendalamlah yang membuat seseorang memilih untuk tetap bertahan. Yang pada akhirnya berusaha untuk melupakan dan memaafkan pasangan. Jika hal menyakitkan itu hanya terjadi sesekali saja atau karena tidak di sengaja sich masih bisa di maafkan, tapi kalau terus saja berlanjut maka hal itu sudah keterlaluan. Kita sebagai pihak yang tersakiti harus segera mengambil tindakan.  

Hilangkan rasa takut kehilangan

Rasa takut kehilangan pasangan yang selalu membuat kita bahagia itu sudah sepantasnya kita perjuangkan. Tapi kalau rasa takut kehilangan itu kita praktekkan pada pasangan kita yang selalu menyakiti hati, alangkah meruginya kita. Lebih baik hilangkan rasa takut kehilangan untuk orang yang tidak berguna seperti itu. Ingat jika kita memang ingin mempertahankan harga diri kita, maka hilangkan juga rasa cinta yang ada pada hati kita untuknya.

Jangan menyakiti diri sendiri dengan tetap bertahan meskipun sering di sakiti

Selain karena ujian, kesedihan juga bisa saja di karenakan oleh sebuah masalah. Dan masalah tersebut, kebanyakan berasal dari diri kita sendiri. Jadi kalau kita bersedih karena sebuah masalah, bisa jadi kalau kesedihan itu di sebabkan oleh diri kita sendiri. Termasuk juga dengan kesedihan dalam sebuah cinta yang menyakitkan ini.

Masalah yang berupa tersakitinya hati kita itu kemungkinan besar terjadi karena diri kita sendiri, yang memilih untuk tetap bertahan meskipun sering tersakiti.  Jadi kita harus sadar diri tentang hal itu, jangan bodoh dengan menyakiti diri sendiri. Maka dari itu, jangan menyakiti diri sendiri dengan tetap bertahan meskipun sering tersakiti. Segera tinggalkan orang yang selalu menyakiti kita untuk selamanya.

Kita juga layak untuk bahagia

Semua orang layak untuk bahagia, termasuk juga dengan kita. Jadi jangan menyimpan kesedihan dengan berlarut-larut hanya karena persoalan yang sepele seperti itu. Hidup harus terus berlanjut, jangan mau kehilangan moment-moment indah yang bisa saja kita ciptakan jika kita mau bangkit. Jangan lupa bahwa dunia ini indah, yang sayang sekali bila kita sia-siakan begitu saja. Perjalanan masih panjang, gunakanlah waktu untuk ha-hal yang berguna dan bermanfaat untuk diri kita dan masa depan. Anggap saja kita harus bersusah dahulu sebelum nantinya akan bahagia dalam cinta.

Hidup itu indah jika kita tidak menyakiti diri kita sendiri. Dan akan lebih indah bila kita mampu membahagiakan diri kita.

 

Sumber: vebma.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Kisah Pilu Fikri, Santri "Peramal" Prabowo Jadi Menteri

access_time 29 Oktober 2019 21:48:25 folder_open 129

Gambar Pedesaan atau Gajah yang Pertama Kali Dilihat?

access_time 29 Oktober 2019 21:29:45 folder_open 124

Sejarah Panjang Tupperware, Wadah Favorit Emak-Emak

access_time 29 Oktober 2019 12:24:58 folder_open 113




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Promosikan Bisnis Anda bersama AdsMart by Komiqu.com

    Promosikan bisnis atau produk Anda bersama AdsMart by Komiqu.com, cuma Rp. 10.000 / hari saja bro..

  2. Belum ada komentar

menu
menu