Home / Artikel / Motivasi / Untuk Kamu yang Masih Sering Menangis Seorang Diri

Untuk Kamu yang Masih Sering Menangis Seorang Diri


Untuk Kamu yang Masih Sering Menangis Seorang Diri

Ingatkah kita, ekspresi apa yang pertama kali kita tampakkan saat pertama kali tiba di dunia dan terlahir menjadi seorang anak ?, tertawakah ? Atau tersipu malu ?… Rasanya semua orang akan menjawab dengan 'menangis'. Satu dua mungkin tidak sama, Tuhan memberikan perlakuan spesial pada mereka. Tapi aku, dan kamu mungkin sama. Kita dilahirkan dan memberikan tanda bahagia pada mereka dengan sebuah tangisan, bahkan sampai sekarangpun sama. Tapi bagaimana jika tangis itu seperti tak wajar ? Terus menerus seperti tak mau berhenti.

Menangis itu sesuatu yang wajar, entah menangis karena senang atau sedih. Bahkan jika dilihat dari sisi kesehatan, sesekali menangis bisa bermanfaat untuk kondisi tubuh kamu.

Tapi tidak jika kamu menangis terus menerus, sebentar berhenti lalu menangis lagi. Tampaknya kamu kembali menjadi seorang bayi. Seperti menangis takut dan berharap waktu segera berhenti. Tenangkan dirimu sejenak, mungkin ada sedikit yang kamu lupakan.

Kenapa kamu menangis ?

Karena sakit hatikah ?, ditinggalkan kekasihmu ?, atau tidak dipercaya lagi oleh orang yang kamu anggap keberadaannya ?. Atau mungkin kamu merasa ada dalam masalah yang begitu rumit ?, rumit tak berarti selalu meluas dan keluar, bisa saja masalah rumit itu adalah masalah dalam dirimu sendiri. Mungkin kehilangan kepercayaan diri, hilang arah atau pun hal yang lainnya. Coba renungkan sebentar, sesuatu apa yang membuat air matamu tak berhenti menghujani wajah manismu itu. Jangan hanya satu, kalau memang masih punya masalah lain bertanyalah lagi. Apapun yang membuatmu menangis sendiri sekarang, mungkin kamu tidak menyadari satu hal.

Betapa kuatnya dirimu ?

Taukah kamu orang yang tahan menangis sendiri adalah orang yang kuat. Ketika semua orang meluapkan perasaannya, mencari pelampiasan, atau berbuat onar hanya untuk meluapkan sakit hatinya lalu berencana untuk membalas atas sesuatu yang menyakitkan baginya, seorang sepertimu justru mampu memendamnya sendirian. Menangis sendiri dan tidak ingin membebani orang lain. Baik jika kamu percaya dan yakin, 'tak masalah jika tak ada pundak untuk bersandar, toh masih ada lantai untuk bersujud'. Kamu mungkin ada dalam kondisi kuat yang sebenarnya. Tapi, manusia tidak bisa melampaui semua masalah dalam hidupnya sendirian. Untuk itu kita dilahirkan berpasang-pasangan, berkelompok-kelompok, dan terkadang berkarakter sama. Kamu punya orang-orang disekitarmu.

Kenapa tidak membaginya dengan orang lain ? Jika kamu bisa membagi ceritamu dengan orang tua atau saudara, atau mungkin juga sahabat dan kekasihmu, kenapa masih berusaha menyimpannya sendiri ?. Menangis memang membersihkan matamu, tapi kalau terus terusan nanti matamu bisa sakit. Bukan masalah selesai, malah timbulah masalah baru. Cobalah untuk lebih terbuka, ceritakan semua yang membuat resah pada orang terdekat, karena terus menangis dan menyimpannya sendiri akan membuatmu depresi, kondisi kesehatan mu menurun atau bahkan lebih buruk dari itu. Padahal semestinya kamu bisa mengambil sikap, menghadapi semuanya dengan lebih berani ketika kamu sudah tak lagi merasa sendiri.

Cukupkah hanya dengan menangis ?

 

Apa sesuatu yang menyakitkan itu akan sembuh dengan kamu menangis ?. Jika tidak mengapa berlama-lama. Jangan membuang tenagamu begitu saja, menangis saja tidak membuat semuanya membaik, yang ada kamu bisa terus teringat dengan masalahmu seperti hal itu tidak akan bisa diselesaikan. Padahal jawaban dari setiap ketidak mungkinan adalah mungkin, jika kamu mau berdiri dan berusaha melewatinya.

Tumpahkan Sedihmu pada Sang Pencipta

Jika kamu tidak berhenti menangis sendiri dan berat hati menceritakan pada orang lain, maka kembalilah pada langkah yang seharusnya sudah kamu lakukan sejak awal. Menceritakannya pada Tuhan, walau semestinya tak perlu kamu ceritakanpun Dia sudah menjadi Dzat yang paling mengerti kamu lebih dari dirimu sendiri. Tapi cobalah lebih dekat, semoga itu bisa membuatmu tenang.

Kamu tidak pernah sendiri, sekalipun tak ada satupun orang yang percaya padamu, atau bersedia jadi pundak tempatmu bersandar. Tuhan selalu benar dengan janjiNya. Berhenti menangis dan lekas kembali ke arena pertandingan yang bernama kehidupan. Percayalah, Gembok selalu tercipta dengan kunci begitupun masalah selalu diberikan dengan solusi.

 

Sumber: vebma.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Berapa Lama Ikan hingga Susu Bisa Disimpan di Kulkas?

access_time 22 Agustus 2019 10:49:47 folder_open 32

8 CEO Startup Ini Pernah Melesat Lalu Melarat

access_time 19 Agustus 2019 11:19:24 folder_open 52

Tomat Bisa Bikin Mr P Tambah Besar, Mitos atau Fakta?

access_time 19 Agustus 2019 11:05:48 folder_open 51




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Kopi Kebersamaan, Kopi Enak Ga Harus Mahal

    Kopi Enak Ga Harus Mahal, dibuat dari biji kopi pilihan asli Indonesia dengan varian rasa yang bikin segar

  2. Belum ada komentar

menu
menu