Home / Artikel / Relationship / Ketika Cinta Telah Dipenuhi Oleh Janji-Janji Tanpa Bukti, Tinggalkan Saja Daripada Membuatmu Sakit Hati

Ketika Cinta Telah Dipenuhi Oleh Janji-Janji Tanpa Bukti, Tinggalkan Saja Daripada Membuatmu Sakit Hati


Ketika Cinta Telah Dipenuhi Oleh Janji-Janji Tanpa Bukti, Tinggalkan Saja Daripada Membuatmu Sakit Hati

Terkadang, cinta memang tak begitu menyenangkan. Cinta yang telah lama kita jalani seringkali justru menyisakan banyak luka. Banyak faktor yang mendasarinya, mulai dari kebosanan, tidak bisa memegang komitmen, bahkan tak jarang pula karena tergoda oleh sosok yang lain. Akhirnya, salah satu berubah dan yang satunya lagi tak tahu harus berbuat apa, sudah seringkali dibicarakan tetapi tetap saja tak dapat mengembalikannya seperti sedia kala. Dan pada saat itu, kita harus tegas mengambil keputusan. Akan dibawa kemana hubungan ini, apakah masih layak untuk dipertahankan atau tidak?

Jika sudah terlalu banyak sesal yang terjadi karena mendengar janji-janji yang tak kunjung ditepati, maka sebaiknya akhiri saja karena bisa jadi sudah tak ada cinta lagi dalam dirinya, seseorang yang benar-benar mencintaimu pasti akan senantiasa menepati setiap janji yang telah terucap darinya. Terlebih jika dia terlalu banyak alasan untuk mengingkari janjinya itu, maka bisa dipastikan kalian sudah tidak sejalan lagi. Janji yang dulu terucap “se-iya se-kata” itu sudah tak berlaku lagi. Lebih baik untuk berpisah saja daripada memaksakan seseorang yang tidak sehati dengan kita, karena jika dilanjutkan ujung-ujungnya pasti bikin sakit hati juga. Percuma kita mati-matian berkorban dan berharap kisah cintanya akan membaik, kalau dirinya saja tidak pernah peduli dengan apa yang kita lakukan, ya pasti tidak akan ada perubahan. Mungkin dia tak tahu apa itu kecewa dan juga sakit hati, sehingga dia bertingkah seolah-olah dia sudah melakukan hal yang benar, padahal tidak. Yang terjadi justru banyak masalah yang datang, dia yang egonya tak bisa tuk dilawan, ya akhirnya kita juga yang harus mengalah, kalau tidak ya siap-siap saja untuk terluka lagi.

Mengalah bukan berarti kalah, tetapi justru suatu tindakan yang tepat karena sudah tidak memungkinkan lagi menjalani hubungan dengan orang yang tak bisa searah dan setujuan dengan kita, untuk apa pula menggandeng tangan orang yang tak mau sejalan dengan kita, yang ada hanya menumpuk emosi, dia yang hobi berjanji tapi dia juga yang senang mengingkari janji. Kalau ditanya sudah pasti berkilah, dan jika sudah tertekan pastilah keluar senjata andalannya, yaitu menangis. Bukan menangis karena merasa sedih atau bersalah, tetapi menangis yang hanya untuk melindungi dirinya saja. Bukankah lebih baik untuk jalani hidup masing-masing jika dia masih saja begitu?

Berpisah mungkin jalan terbaik walaupun akhirnya kita harus kesepian, karena lebih baik kesepian daripada selalu tertekan. Lebih baik tuk dewasakan diri agar cinta tak hanya menggores luka di hati, hingga pada saatnya hati telah siap tuk mencinta lagi. Cinta sebenarnya adalah ketika mengucap janji suci disertai bukti, bukan Cuma omong kosong yang manis diucap namun tak pernah ditepati.

 

Sumber: vebma.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 244

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 125

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 85




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Kirim Paket di JNE Sahabat Pake GoPay, Cashback Rp. 5.000

    Kirim paket JNE Sahabat pake GoPay, Cashback Rp. 5.000, Jemput Paket Gratis untuk wilayah Kab. Cirebon.

  2. Belum ada komentar

menu
menu