Home / Artikel / Healthy / Mengenal Lebih Dekat Sindrom Putri Duyung Atau Penyakit Sirenomelia

Mengenal Lebih Dekat Sindrom Putri Duyung Atau Penyakit Sirenomelia


Mengenal Lebih Dekat Sindrom Putri Duyung Atau Penyakit Sirenomelia

Semua orang tentunya mengetahui dan pernah menonton serial tv yang berjudul putri duyung atau ikan duyung. Dengan tubuh berbentuk manusia dan kakinya berupa ekor ikan, membuat anak-anak serta orang dewasa pun menyukai cerita tersebut. Entah sebenarnya ada atau tidaknya putri duyung, namun yang pasti ikan duyung hanyalah seekor ikan biasa. Ikan duyung adalah spesies ikan langka yang ada di lautan lepas. Mungkin karena bentuknya yang hampir menyerupai manusia, sehingga banyak orang yang mengira bahwa putri duyung itu benar-benar ada.

Tapi tahukah kita, bahwa di dunia ini ada sebuah penyakit dimana penderitanya memiliki bentuk tubuh seperti putri duyung. Yang mana kedua kakinya menyatu sehingga membentuk seperti ekor ikan, namanya adalah sirenomelia. Penyakit sirenomelia ini sangat langka, dengan hanya 300 kasus yang dilaporkan dalam literatur. Dari 300 kasus tersebut, 15% adalah mereka dari sepasang kembar identik, dan 22% yang lahir dari seorang ibu yang menderita penyakit diabetes.

Diperkirakan sirenomelia di alami oleh sekitar 1 di antara 60.000 kelahiran. Dan sekarang telah menjadi 1 di antara 100.000 kelahiran. Telah di dapat sebuah laporan, bahwa penyakit ini lebih sering terjadi pada mereka yang berjenis kelamin laki-laki. Dengan perbandingan sekitar 7: 1 untuk laki-laki dan perempuan. Kebanyakan penderita sirenomelia mati saat bayi, tetapi dengan bedah rekonstruksi, beberapa di antara mereka bisa hidup sampai masa dewasa.

Sirenomelia muda diduga menjadi multifaktorial, yang berarti bahwa kedua genetika dan faktor lingkungan bisa mempengaruhi timbulnya sirenomelia. Dalam beberapa kasus, hanya ada satu atau dua arteri yang bercabang aorta dan mengambil darah sampai ke ekor. Dimana bagian dari embrio yang hilang. Hal ini menyebabkan kurangnya nutrisi di bagian bawah embrio, yang menyebabkan keterbelakangan.

Bayi yang menderita sirenomelia juga sering memiliki masalah tulang belakang dan isu-isu gastrointestinal. Paru-paru mereka juga bisa berkembang, yang merupakan penyebab umum kematian pada mereka dengan kondisi tersebut. Dan umumnya, mereka hanya memiliki satu tulang soliter pada bagian “kaki”. Sehingga hal inilah yang menjadikan bentuk kaki penderita hampir menyerupai ekor ikan.

Meskipun sudah ada bedar rekonstruksi, tapi tak ada salahnya bagi kita semua untuk mengusahakan yang terbaik sebagai langkah pencegahan. Karena 22% penderita lahir dari seorang ibu yang menderita penyakit diabetes, maka dari itu mulailah pencegahan dari ibu itu sendiri. Dengan cara mengatur gula darah dan mengecek setiap waktu, adalah langkah terbaik bagi ibu hamil agar bayinya lahir dengan sehat. Selain itu, tak ada salahnya untuk menjaga kesehatan, karena hidup sehat itu penting.

 

Sumber: vebma.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 147

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 81

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 52




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Diskon 50% APD dan Masker, JNE Express

    Diskon 50% APD (JTR) dan Masker (OKE) ke Seluruh Pulau Jawa dan Bali.. Max. 5kg. Walk in Interview di Sales Counter

  2. Belum ada komentar

menu
menu