Home / Artikel / Healthy / Rambutan, Musuh bagi Penderita Diabetes

Rambutan, Musuh bagi Penderita Diabetes


Rambutan, Musuh bagi Penderita Diabetes

Jika mendengar kata rambutan, pasti semua orang langsung teringat akan buah berwarna menyala yang menghiasi di sepanjang jalan-jalan. Rambutan memang tergolong sebagai tanaman buah yang ditanam di pekarangan rumah. Bahkan, ada juga yang hidup secara liar. Tanaman ini berasal dari benua asia dan hidup di dearah beriklim tropis, seperti Indonesia.

Rambutan termasuk salah satu buah eksotis yang dapat menjadi pilihan bagi banyak orang. Di Indonesia, buah ini memiliki berbagai macam sebutan seperti buluan, rambutan (Nusa Tenggara), rambutan, siban, banamon, beriti, malit, kayokan, bengayau, puson (pulau Kalimantan), rambuta (pulau maluku), rambusa, rambutan, lelamu, wulangas, lelamun, toleang (pulau Sulawesi).

Selain rasanya yang manis dan menyegarkan, rambutan juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Buah ini sangat kaya akan kandungan zat gizi, seperti karbohidrat, lemak, protein, dan lainnya.

Rambutan Mengandung Alkohol yang Berbahaya bagi Tubuh

Kesegaran dan rasa manis yang ditemukan dalam buah yang dijuluki si buah berambut ini memang sangat menggoda lidah. Apalagi bila dikonsumsi di siang hari, akan semakin menyegarkan tenggorokan. Tetapi tahukah anda bila rambutan juga memiliki efek negatife bagi kesehatan? Jika belum tahu, anda perlu menyimak penjelasan berikut.

Bagi para penggemar buah rambutan harus berhati-hati dikala menikmati kesegaran buah favorite anda tersebut ternyata buah rambutan juga memiliki efek negatife bagi kesehatan. Hal itu tidak lain Karena kandungan gula yang terdapat dalam buah rambutan bersifat alkoholik yang bila kosndisi buah tersebut sudah terlalu masak (matang) maka kandungan gula ini akan berubah menjadi alcohol.

Jika sudah begitu, kandungan gula dalam rambutan sudah tidak lagi baik bagi kesehatan apalagi bila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Tentu saja akan dapat membahayakan bagi orang yang mengonsumsinya, terlebih bagi penderita diabetes. Kandungan gula yang tinggi dalam buah rambutan dapat memperburuk kondisi kesehatan.

Selain itu, buah rambutan juga tidak disarankan dikonsumsi oleh orang yang menderita penyakit kencing manis atau kolesterol. Hal itu tidak lain Karena kandungan gula yang terdapat didalamnya bisa meningkatkan kadar gula dalam darah.

Memang pada dasarnya mengonsumsi buah rambutan tidak lantas membuat orang yang menjadi batuk. Namun, terkadang konsumsi rambutan secara berlebih dapat menyebabkan batuk Karena adanya getah pada buah tersebut. Meskipun belum ada penelitian yang pasti mengenai hal itu, tetapi tidak ada salahnya bila anda berhati-hati dalam mengonsumsi buah berambut yang satu ini.

Demikian artikel kesehatan tentang bahaya dibalik mengonsumsi buah rambutan bagi kesehatan tubuh kita. Tidak selamanya buah baik untuk kesehatan tubuh justru ada juga dampak negative yang tersembunyi dibalik buah tersebut. Jadi kesimpulannya bagi penderita penyakit yang telah disebutkan diatas sebaiknya hindari atau kurangi mengonsumsi terlalu berlebihan buah tersebut.

 

Sumber: vebma.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 318

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 151

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 107




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Size Inn Hotel Cirebon, Low Budget 3-Stars Hotel

    Hotel nyaman dengan Lokasi strategis ditengah pusat kota Cirebon, dekat dengan shopping center, CSB dan Grage Mall

  2. Belum ada komentar

menu
menu