Home / Artikel / Healthy / Cukup Meluangkan Waktu 2 Menit Bisa Bebas Kanker Serviks

Cukup Meluangkan Waktu 2 Menit Bisa Bebas Kanker Serviks


Cukup Meluangkan Waktu 2 Menit Bisa Bebas Kanker Serviks

Masih ingat dengan artis Yulia Rahmawati atau Julia Perez yang meninggal setelah berjuang melawan penyakit kanker serviks? Rupanya apa yang dialami almarhumah Julia Perez menyadarkan masyarakat betapa berbahayanya kanker serviks.

Fakta seputar informasi kanker serviks ini rasanya membuat kita miris.  Data-data dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menunjukan penyakit kanker serviks merupakan pembunuh nomer satu perempuan Indonesia. Seperti dilansir kumparan (26/2/2017). "Untuk penderita kanker serviks, jumlahnya juga sangat tinggi. Setiap tahun tidak kurang dari 15.000 kasus kanker serviks terjadi di Indonesia. Itu membuat kanker serviks disebut sebagai penyakit pembunuh wanita no 1 di Indonesia," kata Ketua YKI Prof.DR.dr. Aru Wicaksono. 

Masih menurut Prof Aru Wicaksono, jumlah data pengidap kanker (serviks) tahun 2016 ada 17,8 juta jiwa dan tahun 2017 menjadi 21,7 juta jiwa. "Terjadi peningkatan 3,9 persen jumlah pengidap kanker," ungkap beliau. 

Prosentase jumlah penderita kanker serviks yang meninggal juga kian memprihatinkan. Meskipun mereka mendapatkan tindakan medis. 70 persen kasus kanker serviks meninggal karena virus itu. Tingginya prosentase kasus penderita kanker serviks yang meninggal, bukan lantaran penyakit kanker serviks tidak dapat disembuhkan.

Keganasan penyakit ini disebabkan oleh sebagian besar penderita baru menyadarinya saat kanker pada stadium lanjut. Pada stadium ini penyakit kanker serviks sulit untuk diobati dan prosentase kematiannya besar.

Kejadian seperti itu seharusnya tidak terjadi kalau para perempuan Indonesia meluangkan waktu selama 2 menit untuk melakukan tes dini terhadap kanker serviks. Mengunakan tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam) dan Pap Smear. Tes IVA ini untuk melihat kondisi fisik mulut rahim dengan alat seperti paruh bebek. Sedang Pap Smear mengambil sampel kelenjar di mulut rahim. 

Tindakan sederhana tersebut disarankan oleh dr Hari Nugroho SpOG, pakar onkologi obstetri dan ginekologi RSUD Dr Soetomo Surabaya, seperti dilansir tribunnews.com (6/3/2017).  

"Kunci sederhana. Pencegahan dini, lewat tes IVA dan Pap Smear. Cukup 'mengangkang' dua menit, semuanya beres," jelas Hari. Posisi pasien saat dilakukan tes IVA dan Pap Smear dalam keadaan tidur 'mengangkang' seperti ketika ibu melahirkan.

Dengan demikian semakin awal penyakit kanker serviks terdeteksi akan semakin mudah diobati. Prosentase resiko meninggal juga kecil. Ukuran waktu pencegahan dini kanker serviks ialah dalam rentang waktu satu tahun hingga  lima tahun. Dalam tahapan tersebut pengobatanya masih mudah.

Tahapan waktu satu tahun dimana saat virus HPV (Human Papilloma Virus) infeksi yang menjadi sumber kanker serviks menjangkiti sel tubuh normal lewat hubungan seksual. Virus ini menempel pada organ vital suami atau tanggan yang tidak bersih. Dengan mudah virus dimatikan mengunakan vaksin HPV. Sedangkan memasuki rentang lima tahun, virus HPV mulai berkembang menjadi sel kanker (prakanker). Penangananya dengan operasi kecil. 

Namun akan berbahaya kalau penderita kanker serviks baru menyadari penyakitnya saat rentang waktu 20 tahun, pengobatanya akan semakin sulit. Penanganannya harus mengunakan kemoterapi dan radioterapi. Soal treatment kedua terapi tersebut dr. Hari Nugroho SpOG mengingatkan, untuk ikut kemoterapi dan radioterapi harus antri berbulan-bulan.

Sekarang tergantung pilihan anda, meluangkan waktu 2 menit bisa bebas kanker serviks atau ikut kemoterapi yang harus antri berbulan-bulan.

 

Sumber: vebma.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 244

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 127

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 85




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Kirim Paket di JNE Sahabat Pake GoPay, Cashback Rp. 5.000

    Kirim paket JNE Sahabat pake GoPay, Cashback Rp. 5.000, Jemput Paket Gratis untuk wilayah Kab. Cirebon.

  2. Belum ada komentar

menu
menu