Home / Artikel / Healthy / Mengapa Kita Merasa Gatal Ketika Tersentuh Serangga?

Mengapa Kita Merasa Gatal Ketika Tersentuh Serangga?


Mengapa Kita Merasa Gatal Ketika Tersentuh Serangga?

Ketika seekor serangga hinggap di kulit kita, hal ini  dapat menyebabkan sensasi gatal yang memberikan dorongan kuat untuk menggaruknya. Kondisi ini dikenal sebagai gatal mekanik, sebuah kondisi yang berbeda dengan jenis gatal lain yang disebabkan oleh hewan yang menyuntikkan bahan kimia (racun) ke dalam kulit. Saat ini, jalur yang berkaitan dengan gatal karena bahan kimia telah lama dipelajari, berbeda dengan jalur yang menjadi penyebab gatal mekanik yang masih kurang dimengerti. Sekarang, para peneliti telah menemukan bahwa sebenarnya terdapat dua jalur terpisah yang menyebabkan kita gatal: satu karena stimulus kimia dan satu lagi karena mekanik.

Beberapa orang menderita karena gatal kronis, gatal menyebalkan yang membuat kita ingin terus menggaruk. Biasanya, gatal tak terkendali diobati dengan menggunakan obat antihistamin, sebagaimana diketahui senyawa histamin menjadi penyebab beberapa gatal kimia. Namun, ketika obat tersebut diberikan kepada orang yang menderita gatal kronis dalam bentuk lain, mereka sama sekali tidak terpengaruh. Hal ini menyebabkan beberapa ilmuwan berspekulasi bahwa mungkin memang  terdapat jalur atau sebab yang berbeda ketika sensasi gatal dikirimkan ke otak.

Dalam sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Science, peneliti telah menemukan suatu jalur khusus yang menjadi penyebab gatal mekanik di neuron yang terdapat pada sumsum tulang belakang. Semua proses penelitian ini mengarah pada sebuah protein kecil, yang diketahui merupakan neurotransmitter, yang disebut neuropeptida Y (NPY). Sumsum tulang belakang memiliki berbagai macam jenis neuron, tetapi terdapat satu bagian yang dikenal sebagai interneuron yang bertanggung jawab untuk mentransmisi informasi mengenai sentuhan dari kulit ke otak. melalui interneuron inilah para peneliti menemukan NPY. Meskipun selama ini para ilmuwan telah mengetahui NPY berada di otak dan sumsum tulang belakang, namun mereka tidak yakin apa kegunaan dari neuron tersebut.

Mereka berpendapat bahwa neurotransmitter ini berfungsi sebagai "gate control." Para peneliti menemukan bahwa dengan menghilangkan neuron NPY secara selektif dari sumsum tulang belakang tikus dewasa menggunakan racun, setelah dua minggu tikus tersebut mulai menggaruk secara tidak terkendali, bahkan jika diberi sentuhan ringan. Namun, ketika diinduksi dengan gatal kimia, tikus tersebut tidak menunjukkan respon apa-apa. Hal ini dengan jelas menunjukkan bahwa memang terdapat jalur terpisah antara gatal kimia dan gatal mekanik. Tikus juga menunjukkan respon yang sama ketika mereka berkembangbiak secara genetik dengan keturunan yang kekurangan neuron NPY.

Tidak berhenti sampai disitu. Para peneliti kemudian menemukan bahwa neuron NPY dapat membedakan antara sentuhan ringan yang terjadi pada kulit yang tertutup rambut, dan sentuhan ringan yang terjadi pada kulit gundul, atau tidak berbulu, seperti kulit pada telapak tangan atau telapak kaki. Neuron, tampaknya, dapat memilih untuk menghambat sinyal yang terjadi pada kulit dengan bulu, yang kemungkinan besar dirangsang oleh suatu insiden, menunjukkan bahwa alur gatal mekanik dibagi lagi menjadi dua sirkuit terpisah. Para peneliti berharap dengan memanipulasi alur khusus ini, mungkin suatu hari kita dapat menghasilkan suatu cara untuk membantu orang-orang yang menderita gatal kronis.

 

Sumber: bagikertas.blogspot.co.id/



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 244

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 127

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 85




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted TIKI Arjawinangun, Hanya Satu Titipan Kilat

    TIKI, Hanya satu titipan kilat.. Kami hadir lebih dekat, telah hadir TIKI AGEN ARJAWINANGUN, Kab. Cirebon

  2. Belum ada komentar

menu
menu