Home / Artikel / Lifestyles / Seks Setiap Hari, Antara Harapan dan Kenyataan

Seks Setiap Hari, Antara Harapan dan Kenyataan


Seks Setiap Hari, Antara Harapan dan Kenyataan

Dalam dunia yang ideal, orgasme seharusnya seperti air atau tidur: kita perlu mendapatkannya lebih sering. Sayangnya, kita tidak hidup di dunia yang sempurna. Kita kurang minum air, kurang tidur, dan tidak bercinta sebanyak yang kita mau.

Hal itu terungkap dalam survei terbaru yang dilakukan oleh YouGov yang diikuti lebih dari 1.100 orang Amerika yang memiliki pasangan mengenai kebiasaan seksual. Para responden ditanya seberapa sering hubungan seks yang mereka inginkan dan frekuensi yang mereka miliki saat ini.

Tidak mengejutkan, ada kesenjangan antara kedua hal itu. Hampir seperempat pria mengatakan mereka berhubungan seks paling sedikit sebulan sekali. Sementara itu, mayoritas responden mengatakan mereka berharap bisa bercinta beberapa kali seminggu.

Yang menarik, tak sedikit responden yang ingin frekuensi seksnya lebih sering lagi. Sekitar 18 persen pria dan 9 persen wanita mengungkapkan mereka ingin berhubungan seks setiap hari.

Meski banyak penelitian yang menyimpulkan manfaat sehat hubungan seks secara teratur, misalnya mencegah kanker dan impotensi pada pria, tetapi sebenarnya berhubungan seks seminggu sekali sudah cukup untuk mendapatkan manfaat itu.

Sebagian pakar seks mengatakan, bercinta setiap hari bagi pasangan yang menjalani hubungan jangka panjang sebenarnya tidak mungkin.

Memang di awal hubungan, ketika hormon dalam kondisi tinggi Anda dan pasangan sedang dimabuk cinta, yang paling diinginkan adalah tak perlu keluar dari kamar tidur. Namun, kondisi itu hanya sementara.

Rata-rata, gairah seks yang menyala-nyala akan mengalami penurunan setelah 6 bulan atau setahun usia hubungan.

Terapis seks dan juga kolumnis Vanessa Marin mengatakan, banyak pria yang tidak memahami bahwa wanita kebanyakan tidak suka berhubungan seks setiap hari.

Jika pria hanya butuh 5 menit untuk mencapai orgasme, maka wanita butuh sekitar 20 menit dan mereka membutuhkan stimulasi klitoris. "Makanya ketika foreplay seharusnya fokusnya adalah wanita," katanya.

Jadi, agar pria juga bisa membuat pasangannya orgasme setiap hari dibutuhkan waktu dan kesabaran, juga kreativitas di tempat tidur. Dan pria sering tidak peduli bagian ini.

Bercinta setiap hari mungkin terasa menggairahkan dan ideal, tetapi seks seharusnya istimewa. Hubungan seks tak sama seperti kewajiban. Bercinta seharusnya menyenangkan bagi kedua pihak dan butuh waktu lebih untuk dinikmati.

 

Sumber: kompas.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 237

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 119

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 81




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Kopi Kebersamaan, Kopi Enak Ga Harus Mahal

    Kopi Enak Ga Harus Mahal, dibuat dari biji kopi pilihan asli Indonesia dengan varian rasa yang bikin segar

  2. Belum ada komentar

menu
menu