Home / Artikel / Hewan dan Tumbuhan / Apakah Anjing Memiliki Rasa Empati?

Apakah Anjing Memiliki Rasa Empati?


Apakah Anjing Memiliki Rasa Empati?

Saat seseorang menguap, tidak jarang bagi orang lain untuk mengikutinya. Hal yang sama juga terjadi ketika tertawa atau tersenyum. Ekspresi mengikuti orang lain ini dikenal dengan istilah "penularan emosi," dan dianggap merupakan bentuk dasar empati, yaitu ketika seseorang mampu merasakan apa yang orang lain rasakan. Dan sekarang, tampaknya anjing juga melakukan hal ini, karena mereka tanpa sengaja ditemukan sedang meniru ekspresi anjing lain saat sedang bermain bersama. Para peneliti mengklaim penemuan ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa anjing sangat mungkin memiliki perasaan empati.

Kita tahu bahwa anjing dapat dan sering meniru ekspresi pemiliknya, misalnya mereka menunjukkan taring ketika melihat pemiliknya menguap. Namun, penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Royal Society Open Science, menemukan bahwa anjing melakukan hal yang sama pada anjing lainnya dalam apa yang para ilmuwan duga sebagai upaya membentuk ikatan. Mereka menemukan bahwa ketika anjing sedang bermain, mereka akan menyalin perilaku tertentu dalam sepersekian detik, seperti membungkukan kaki depan sambil menjaga buntutnya di udara dan melakukan apa yang para ilmuwan sebut dengan “relaxed open mouth” expression.

Para peneliti menduga mungkin ini merupakan suatu tanda bahwa anjing mempunyai bentuk dasar empati, yang memungkinkan mereka untuk berhubungan dan terhubung dengan anjing lainnya. Walaupun tes pada serigala juga diperlukan untuk menguji hal ini, rasa empati antar sesama anjing bisa jadi merupakan hasil dari proses domestikasi.

Ini pertama kalinya proses meniru ekspresi pada anjing terlihat sangat cepat, karena pada umumnya perilaku meniru wajah dilakukan oleh primata, seperti simpanse, orangutan, dan geladas. Kecepatan meniru yang diamati oleh para peneliti menunjukkan bahwa anjing melakukan hal tersebut tanpa sadar, dan berarti mereka melakukannya secara natural (built-in).

Untuk proses penelitian, para peneliti merekam 49 ekor anjing saat mereka berinteraksi dan bermain bersama di sebuah taman anjing di Palermo, Italia, dan menganalisa perilakunya. Para peneliti juga mengumpulkan data dari para pemilik anjing yang paling ramah terhadap sesamanya, beberapa anjing yang sangat sering bermain bersama, dan yang lainnya bermain bersama pada tiga kesempatan atau lebih setiap minggu. Sama seperti manusia yang cenderung meniru ekspresi orang terdekat atau yang mereka kenal, anjing juga cenderung menyalin ekspresi anjing lainnya yang bermain bersama secara teratur. Para peneliti juga menemukan bahwa anjing yang berbagi momen ekspresi yang sama, cenderung untuk bermain bersama dalam waktu yang lama. Hal ini menunjukkan bahwa anjing memang memiliki suatu ikatan.

Meskipun begitu, kita juga perlu berhati-hati dalam menyimpulkan hasil penelitian ini, karena penelitian lebih lanjut diperlukan agar benar-benar dapat membuktikan bahwa anjing memang memahami keadaan emosional anjing lainnya. Anjing adalah hewan yang sangat baik dalam menyalin dan mempelajari perilaku baru, namun apakah mereka dapat merasakan emosi antar sesamanya adalah sesuatu yang perlu dipelajari lebih lanjut.

 

Sumber: blogkertas.blogspot.co.id



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 404

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 194

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 154




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Kopi Kebersamaan, Kopi Enak Ga Harus Mahal

    Kopi Enak Ga Harus Mahal, dibuat dari biji kopi pilihan asli Indonesia dengan varian rasa yang bikin segar

  2. Belum ada komentar

menu
menu