Home / Artikel / Lifestyles / Membuat Rambut Lebih Tebal dengan Gaya Hidup Sehat

Membuat Rambut Lebih Tebal dengan Gaya Hidup Sehat


Membuat Rambut Lebih Tebal dengan Gaya Hidup Sehat

Dibanding bagian wajah atau tubuh secara keseluruhan, biasanya kita kurang melakukan upaya yang sama untuk kesehatan rambut. Kita baru panik setelah rambut mulai "protes", misalnya kusam, rontok, dan mulai menipis.

Rambut yang sehat adalah rambut yang tebal, tidak mengalami kerontokan dan terus bertumbuh. Untuk mendapatkannya, dibutuhkan lebih dari sekadar memakai sampo yang tepat.

Rambut sehat juga berasal dari apa yang kita makan, kadar minyak alami di kulit kepala dan produk-produk yang Anda gunakan untuk rambut setiap harinya. Gaya hidup juga berpengaruh pada kesehatan rambut, bahkan hingga ke folikel.

Ahli dermatologi dari New York, Janet Prytowsky, memberikan beberapa tips untuk memastikan rambut tetap tumbuh sehat dan kuat meski usia terus bertambah.

1. Perhatikanlah kulit kepala

Rambut yang berminyak dianggap musuh bagi penampilan karena akan membuat kita terlihat tak terawat. Faktanya, sebum atau minyak alami yang dihasilkan kulit kepala adalah hal yang baik.

"Dalam kadar yang normal sebum bagus untuk rambut kita. Inilah yang membuat kutikula kulit kepala dan rambut terasa lembut dan terhidrasi," kata Janet Prytowsky.

Namun, produksi sebum yang berlebihan membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi kulit kepala, sisik tebal, dan infeksi jamur, yang semuanya bisa membuat rambut gampang rontok.

Jika rambut Anda terlalu berminyak, keramaslah lebih sering. Namun jika jumlah minyak tidak terlalu banyak, maka bilaslah dengan air untuk mempertahankan minyak alami ini.

Jika kulit kepala tidak menunjukkan gejala mengganggu, seperti tidak megelupas, tidak gatal atau pun sakit, maka kondisinya prima.

Jangan malas untuk berkonsultasi dengan dokter kulit jika Anda merasa ketombe di kepala bertambah parah atau kulit kepala terlalu kering. Bisa jadi Anda memiliki penyakit kulit tertentu.

2. Hindarilah penyebab radang pada kulit kepala

Olahraga rutin dan gaya hidup sehat sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan rambut.

"Namun, pemakaian atribut olahraga, seperti helm saat bersepeda, dapat menyebabkan gesekan pada kulit kepala yang berakibat pada alopesia friksi atau kebotakan sementara," paparnya.

Mengikat rambut terlalu kencang juga mengakibatkan kebotakan yang disebut alopesia traksi yang terjadi akibat tarikan yang terlalu kencang.

"Berbeda dengan alopesia friksi yang bersifat sementara, alopesia traksi ini bersifat permanen," katanya.

 

Sumber: kompas.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 219

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 111

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 75




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Diskon 50% APD dan Masker, JNE Express

    Diskon 50% APD (JTR) dan Masker (OKE) ke Seluruh Pulau Jawa dan Bali.. Max. 5kg. Walk in Interview di Sales Counter

  2. Belum ada komentar

menu
menu