Home / Artikel / Technologies / Apa Perbedaan WhatsApp Business dan WhatsApp Messenger?

Apa Perbedaan WhatsApp Business dan WhatsApp Messenger?


Apa Perbedaan WhatsApp Business dan WhatsApp Messenger?

WhatsApp akhirnya resmi merilis WhatsApp Business setelah diperkenalkan dalam format beta pada September 2017 lalu.

Indonesia menjadi negara Asia pertama yang sudah bisa menggunakan WhatsApp Business di platform Android bersama empat negara lain yaitu Italia, Meksiko, Inggris dan Amerika Serikat.

Lalu, apa bedanya WhatsApp Messenger yang biasa digunakan dengan WhatsApp Business?
Seperti namanya, platform yang berdiri sendiri (standalone) ini menyasar kalangan pebisnis, mulai dari perusahaan besar hingga UKM.

WhatsApp Business memungkinkan pebisnis lebih komunikatif dengan konsumennya, serupa dengan konsep yang diusung aplikasi [email protected]

Berikut beberapa perbedaan antara WhatsApp Messenger dan WhatsApp Business yang dirangkum dari Gadgets Now, Jumat (19/1/2018).

1. Perbedaan logo

WhatsApp Business menggunakan huruf kapital "B" dengan latar warna hijau khas WhatsApp.
Logo ini berbeda dengan WhatsApp Messenger yang terkenal dengan logo gambar telepon.

2. Dapat menggunakan dan menambahkan nomor telepon rumah atau kantor

Berbeda dengan WhatsApp Messenger yang menggunakan nomor ponsel, WhatsApp Business bisa menggunakan sekaligus menambahkan nomor telepon rumah atau kantor meskipun sah-sah saja menggunakan nomor seluler.

Namun WhatsApp menyarankan untuk tidak mengganti-ganti nomor seluler dan menentukan satu nomor ponsel yang permanen.

Menggunakan WhatsApp Business dan WhatsApp Messenger dalam satu perangkat yang sama bisa saja dilakukan, namun Anda harus menggunakan nomor yang berbeda untuk masing-masing aplikasi tersebut.

3. Bisa membalas pesan secara otomatis

Fitur ini memungkinkan pebisnis untuk menyetel balasan otomatis jika mendapat pertanyaan yang sama dari konsumen.

Pengaturan ini juga bisa digunakan untuk mengirim pesan otomatis untuk menyambut konsumen baru. Fitur ini tentu tak ditemukan di WhatsApp Messenger yang bertujuan personal.

4. Lihat statistik pesan terkirim dan diterima

Dengan fitur ini, pebisnis bisa melihat statistik pesan terkirm dan pesan yang diterima.
Tetu saja fitur ini tidak didapatkan di WhatsApp Messenger dimana seringnya, pengguna justru menyembunyikan informasi jika pesan telah dibaca.

5. Bisa memilih kategori bisnisnya

Selain menginformasikan profil perusahaan, seperti jam operasional, situs resmi, dan lokasi, pebisnis juga bisa memilih kategori bisnis yang tersedia.

Tidak melulu perusahaan besar, WhatsApp Business juga terbuka untuk UKM dan usaha kecil lainnya. Jika kategori bisnis tidak terdapat di pilihan yang tersedia, bisa memilih kategori "Others".

6. Centang Hijau

Tidak seperti WhatsApp Messenger yang tidak ada proses verifikasi, WhatsApp Business akan melakukan verifikasi pada akun pebisnis.

Berbeda dengan lencana centang biru pada akun terverifikasi di Instagram atau Twitter, akun yang telah diverifikasi oleh WhatsApp Business akan diberikan centang berwarna hijau.

"Jika Anda melihat lencana hijau di sebelah nama kontak, itu berarti WhatsApp telah memverifikasi jika nomor tersebut adalah benar milik perusahaan", jelas WhatsApp pada blog situs resmi perusahaan.

7. Mengkategorikan pesan masuk menggunakan "Labels"

Fitur ini merupakan fitur baru yang sebelumnya belum ada di versi beta. Dengan "Labels", pebisnis bisa mengkategorikan pesan masuk tertentu sehingga komunikasi dengan konsumen lebih terorganisir.

 

Sumber: kompas.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 237

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 119

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 81




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Kuliah di Kampus Umar Usman, Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

    Kampus BisnisUmar Usman, Program Profesional 1 Tahun (D1) Mencetak Entrepreneur Berkarakter, Lets Join Us!

  2. Belum ada komentar

menu
menu