Home / Artikel / Healthy / Perut Buncit karena Lemak Vs Kembung, Ini 4 Perbedaannya

Perut Buncit karena Lemak Vs Kembung, Ini 4 Perbedaannya


Perut Buncit karena Lemak Vs Kembung, Ini 4 Perbedaannya

Punya perut buncit rasanya pasti tidak nyaman, bisa menjadi pengalaman buruk dan menyusahkan secara emosional. Ada orang yang malu ketika memiliki perut buncit. Banyak yang percaya bahwa itu terjadi akibat kelebihan lemak, dan bisa jadi manifestasi dari perut kembung.

Banyak yang tidak mengetahui perbedaan dari kedua tersebut. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman juga dapat menyebabkan kamu mengikuti tindakan yang salah untuk menangani masalah tersebut.

"Perut buncit disebabkan oleh kembung terjadi karena di dalam perut terjadi tumbukan gas yang akhirnya membuat perut membesar, saat menepuk-nepuk perut, maka akan terdengar bunyi seperti drum," menurut pakar kesehatan, dr Rashini Raj, seperti ditulis Rachael Ray Show.

Jika kamu ingin mengetahui perbedaan antara lemak perut dan kembung, redaksi sudah merangkum beberapa dari Life Hack. Baca sampai habis ya!

1. Pembengkakan Terbatas atau Luas

Periksa perut secara visual, apakah pembengkaan perut kamu terlokalisasi atau terdapat tonjolan di tempat lain dalam tubuh? Jika ada yang menjawab iya, maka kemungkinan besar kamu menderita kembung yang menargetkan perut dan daerah sekitar perut.

Apabila ada pembengkakan lainnya terutama di paha, pinggul dan bokong mungkin kamu mempunyai lemak yang berlebih pada daerah tubuh kamu.

2. Apakah Perut kamu padat atau Kenyal?

Pada titik ini, luangkan waktu untuk menekan perut dan fokus pada area yang yang paling menonjol. Sebagai aturan umum, lemak perut akan terasa kenyal dan mudah ditempa saat diberikan tekanan.

Sedangkan kembung, biasanya membuat perut tampak kencang dan padat saat ditekan. Biasanya kembung diakibatkan adanya gas yang berlebih dari dalam perut kamu.

3. Buncit Terus Menerus atau Sementara?

Jika kamu mempunyai perut buncit dalam kurung waktu yang lama, ini merupakan indikator utama penyebab karena sel-sel lemak menumpuk dari waktu ke waktu dan cenderung konstan.

Begitu sebaliknya, jika kembung terjadi dalam periode intermiten atau sementara, berarti bentuk perut kamu dapat berfluktuasi sepanjang perjalanan setiap hari.

4. Apakah pembengkakan Terasa Nyeri?

Penting untuk memeriksa apakah pembengkakan pada perut terasa sakit. Bagaimanapun, kembung adalah pengalaman yang menyakitkan sampai tingkat tertentu.

Sedangkan kelebihan lemak tidak diketahui menyebabkan ketidaknyamanan fisik. Kehadiran gas berlebih juga merupakan gejala kembung. Terutama jika itu bertepatan dengan ekspansi perut kamu.

 

Sumber: detik.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 223

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 112

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 75




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Kuliah di Kampus Umar Usman, Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

    Kampus BisnisUmar Usman, Program Profesional 1 Tahun (D1) Mencetak Entrepreneur Berkarakter, Lets Join Us!

  2. Belum ada komentar

menu
menu