Home / Artikel / Food / Dari Jepang hingga Argentina, Ini Pola Makan Sehat yang Bikin Badan Ramping

Dari Jepang hingga Argentina, Ini Pola Makan Sehat yang Bikin Badan Ramping


Dari Jepang hingga Argentina, Ini Pola Makan Sehat yang Bikin Badan Ramping

Warga di negara ini punya tradisi unik untuk mencegah kenaikkan berat badan. Umumnya terkait trik serta pilihan makanan mereka yang menyehatkan.

Jepang, Kanada, Prancis, hingga Argentina termasuk negara yang warganya jalani tradisi unik tersebut. Tentu bisa jadi inspirasi untuk memulai gaya hidup sehat di tahun ini. Informasi lengkapnya dirangkum Business Insider (24/1) seperti berikut.

1. Jepang

Jepang terkenal dengan umur harapan hidup warganya yang tinggi, mencapai 83.7 tahun. Hal ini tentu terkait asupan mereka. Beberapa diantaranya mempraktekkan konsep 'hara hachi bu' dimana mereka hanya mengisi perut hingga 80 persen saja, bukan 100 persen kenyang.

Sementara itu, Jepang juga terkenal dengan diet Okinawa yang menyehatkan. Diet ini menganjurkan banyak konsumsi sayuran segar, tahu, biji-bijian, dan ikan. Buktinya, selain tetap ramping, lebih dari 900 orang di Okinawa bisa hidup hingga 100 tahun.

2. Kanada

Kanada baru saja memperbarui panduan makanannya. Negara di utara Amerika ini menganjurkan warganya untuk lebih giat masak di rumah dan mengonsumsi lemak sehat berbahan kacang, ikan, dan alpukat yang tidak menambah lemak banyak.

Untuk panduan belanja, Kanada bahkan merekomendasikan untuk menyetok kaldu untuk melezatkan makanan dalam waktu singkat, sayuran hijau kemasan untuk membuat salad cepat, dan sayuran yang sudah dipotong-potong agar lebih mudah mengolahnya jadi sajian sehat.

3. Argentina

Ada cara unik yang dilakukan orang Argentina untuk menekan selera makan. Mereka meminum teh tinggi antioksidan, Yerba mate. Teh ini disebut-sebut pahit, terbuat dari daun kering bernama Ilex paraguariensis.

Selain bisa menekan nafsu makan, teh ini bisa menghangatkan badan dan mengatur kadar gula darah pada tikus yang diteliti. Biasanya warga Argentina menikmati teh ini bersama-sama teman layaknya nongkrong minum kopi.

4. Prancis

Meski makanan tradisional Prancis tinggi lemak jenuh, mereka bisa mengontrol asupannya. Di sisi lain, konsumsi lemak jenuh bisa memuaskan selera sehingga mencegah seseorang banyak makan di waktu selanjutnya. Begitu juga kebiasaan warga Prancis makan dessert sebelum makan.

Sejak kecil, anak-anak sekolah di Prancis sudah diperkenalkan pada makanan sehat seperti buah, sayur, dan biji-bijian. Upaya ini agar mereka terhindar dari obesitas nantinya dan tekanan darahnya tetap teratur.

5. Korea

Mengintip pola makan orang Korea, maka Anda akan menemukan kalau mereka banyak makan sayur dan batasi asupan daging merah. Konsumsi sayur ini menyediakan asupan serat harian mereka.

Beberapa sayur yang banyak dikonsumsi di sana adalah kubis, labu, dan kecambah. Tak ketinggalan konsumsi biji-bijian, kimchi, dan ikan. Sebuah penelitian membuktikan, kimchi, bisa menyehatkan pencernaan dan membantu seseorang menjaga berat badannya.

 

Sumber: detik.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 244

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 129

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 85




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Diskon 50% APD dan Masker, JNE Express

    Diskon 50% APD (JTR) dan Masker (OKE) ke Seluruh Pulau Jawa dan Bali.. Max. 5kg. Walk in Interview di Sales Counter

  2. Belum ada komentar

menu
menu