Home / Artikel / Inspiring / Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel


Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

Sudah cantik, berhati lembut pula. Itulah yang ada pada diri Dea Valencia. Desainer grafis asal Semarang yang sudah menjadi seorang pengusaha sukses di usia muda. Dengan bisnis “batik kultur” yang ia miliki, produk batik Dea berhasil menembus pasar internasional.

Tidak hanya sukses, Dea punya kisah inspiratif yang menggugah hati. Dea memiliki jiwa sosial yang tinggi. Lewat usaha yang dirintisnya, ia dapat mempekerjakan puluhan difabel untuk memproduksi batik. Siapa Dea Valencia ini?

Kesuksesan Dea saat ini telah dirintis sejak kecil. Sewaktu kecil, Dea rajin membantu ibunya menjual baju batik lawas. Dikutip dari Liputan6.com (25/3/2019), selain berjualan batik, Dea juga sering membaca buku yang berkaitan dengan batik.

Karena itulah akhirnya ia jatuh cinta dengan kain khas Indonesia itu dan mulai menekuninya sebagai bisnis.

Liputan6.com menyebut, kecintaan Dea dengan produk batik kultur bermula saat Dea ingin memiliki baju cantik seperti yang ia mau. Karena tidak bisa beli baju sendiri, ia kemudian menggunting-gunting sendiri batik lawas dan menjahitnya dengan model yang ia inginkan.

Kisah batik kultur dimulai dari seorang penjahit yang berada di sudut rumahnya. Dea sendiri waktu itu sebenarnya belum bisa mendesain baju. Karena itu, dia hanya mengandalkan imajinasi yang kemudian ia kirim ke seorang juru gambar kepercayaannya.

Dalam memulai usahanya, Dea tidak ingin menjual sebuah produk yang ia sendiri tidak suka. Hal inilah yang kemudian menjadi kunci kesuksesan Batik Kultur di tangan Dea Valencia.

Batik kultur mendapat respon yang luar biasa di pasaran, terutama bagi para pencari barang secara daring. Dea mengakui bahwa kesuksesan bisnisnya tak lepas dari peran media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Karena itulah ia berhasil mendapat omset ratusan juta rupiah dalam satu bulan. Kesuksesan yang diraih Dea tidak ia dapatkan secara sekejap mata. Ada ketekunan dan kerja keras dalam menjalani bisnis yang ia geluti.

Dea dibantu 120 orang karyawan dalam menjalankan usahanya. Sebagian dari mereka merupakan penyandang disabilitas yang memiliki semangat dan kerja keras dalam mengangkat batik kultur. Soal memperkerjakan karyawan disabilitas itu, Dea mempunyai alasan sendiri.

"Aku ingin memberikan mereka kesempatan untuk memberikan kontribusi di balik perbedaan mereka. Ternyata ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari mereka seperti ketekunan dan semangat untuk belajar," ujar Dea dilansir dari Liputan6.com (25/3/2019)

Sumber : Liputan6.com







Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted J&T Express Arjawinangun, Gratis Jemput Paket DiTempat

    J&T Express, Gratis Jemput Paket DiTempat, melayani kiriman paket dan dokumen. Temukan DP terdekat kami dikota

  2. Belum ada komentar

menu
menu