Home / News / Finance / Kemenkeu: 1 Januari 2020, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen

Kemenkeu: 1 Januari 2020, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen


Kemenkeu: 1 Januari 2020, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen

JAKARTA - Pemerintah sudah bulat menaikan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan sebesar 100 persen untuk menutup defisit JKN.

Menurut Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, kenaikan iuran itu akan dilakukan mulai 1 Januari 2020. Namun ini berlaku hanya untuk kelas I dan kelas II saja.

"Yang kelas I kelas II mulai 1 Januari 2020 jadi Rp 160.00p dan Rp 110.00 sehingga kami bisa sosialisasi untuk masyarakat," ujarnya usai rapat kerja dengan DPR, Jakarta, Senin (3/9/2019).

Sementara itu kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas III masih ditunda setelah Komisi IX dan XI DPR menolak usulan itu.

DPR meminta pemerintah melakukan pembersihan data sebab terjadi carut marut data. Selain itu kenaikan iuran BPJS Kesehatan kelas III juga dinilai akan membebani masyarakat bawah. Meski begitu ucapnya, keputusan kenaikan iuran BPJS Kesehatan masih haru menunggu restu Presiden melalui Peraturan Presiden.

Tahun ini, defisit BPJS Kesehatan diproyeksikan sudah mencapai Rp 32,8 triliun. Angka ini akan terus membengkak bila tidak ada kebijakan pembenahan salah satunya kenaikan iuran.

Menurut Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris, proyeksi defisit BPJS Kesehatan akan mencapai Rp 77,8 triliun pada 2024.

"Kalau kita tidak melakukan upaya-upaya policy mix, artinya meningkatkan iuran kemudian kaitannya dengan bauran kebijakan, akan terjadi defisit ini semakin lebar," kata dia.

Dalam rapat sebelumnya sepekan yang lalu, Sri Mulyani telah mengusulkan kenaikan iuran sebesar dua kali lipat. Artinya, peserta JKN kelas I yang tadinya hanya membayar Rp 80.000 per bulan harus membayar sebesar Rp 160.000. Kemudian peserta JKN kelas II membayar Rp 110.000 dari yang sebelumnya Rp 51.000.

Sementara peserta JKN mandiri kelas III yang tadinya hanya membayar iuran sebesar Rp 25.500 harus menaikkan iuran bulanan menjadi Rp 42.000 per bulan.

 

Sumber: kompas.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Sering Ngantuk Setelah Sarapan? Hindari Konsumsi 8 Makanan Ini

access_time 16 September 2019 09:36:57 folder_open 46

Riset: Terlalu Ganteng Bikin Susah Cari Kerja

access_time 11 September 2019 11:51:27 folder_open 53

Tidur Siang Minimal Sekali dalam Seminggu Bisa Turunkan Risiko Stroke

access_time 10 September 2019 15:26:54 folder_open 60




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Wahana, Jasa Ekspedisi Termurah Segalaksi

    Wahana Express melayani kiriman paket dan dokumen dengan tarif murah. Temukan agen terdekat kami di kota Anda

  2. Belum ada komentar

menu
menu