Home / News / Bisnis / Gojek Segera Mengaspal di Malaysia

Gojek Segera Mengaspal di Malaysia


Gojek Segera Mengaspal di Malaysia

Negara Jiran Malaysia akan mengizinkan layanan ojek online milik Gojek dan yang lainnya untuk beroperasi terbatas mulai Januari 2020. Hal ini sampaikan Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke Siew Fook, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (5/11/2019).

Anthony Loke mengatakan Gojek akan diberikan izin untuk beroperasi selama enam bulan lebih untuk menjalankan konsep bisnis mereka dan mengukur permintaan masyarakat terhadap layanan ini.

Kabinet Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad telah memerintahkan Menteri Transportasi dan Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq Abdul Rahman untuk mengkaji aturan untuk memuluskan kehadiran ojek online di Malaysia.

Syed Saddiq mengungkapkan kehadiran Gojek dan ojek online untuk mendorong ekonomi digital di Malaysia. Ia menyebut negara-negara seperti Thailand, Vietnam dan Indonesia telah membangun jaringan platform roda dua untuk memacu ekonomi digital di negara tersebut.

"Jika kita melihat Thailand, mereka memiliki sistem pengiriman e-commerce terbaik (di kawasan ASEAN) sebelum kedatangan Grab dan Gojek ... Sebelum keduanya (Grab dan Gojek) datang, mereka menangani sekitar 10.000 paket sehari tetapi jumlahnya meningkat empat kali lipat sesudahnya," ujar Syed Saddiq, seperti dikutip dari Bernama, Kamis (17/10/2019).

"Ini berarti pengusaha kecil dapat menikmati manfaatnya karena ekonomi e-commerce tumbuh dengan cepat. Jika kita pergi ke Bangkok, Indonesia atau Vietnam, orang-orang dapat memesan makanan di warung untuk dikirim ke rumah mereka. Kami menginginkan ekosistem ini karena dapat membantu pengusaha yang lebih kecil."

Syed Saddiq menambahkan layanan ojek online harus dilihat dalam ruang lingkup yang lebih luas seperti pengiriman makanan hingga paket dan mendorong ekonomi digital secara keseluruhan.

"Dalam hal pengiriman makanan, di Malaysia sekarang ini lebih ke arah restoran yang mapan karena kurangnya ekosistem yang baik, dengan ini maka warung yang berada di depan rumah kita bisa berpartisipasi dalam ekonomi informal melalui ekonomi digital," jelasnya.


Sumber : cnbcindonesia.com/Roy Franedya. Dok : merdeka.com

 



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Kisah Pilu Fikri, Santri "Peramal" Prabowo Jadi Menteri

access_time 29 Oktober 2019 21:48:25 folder_open 77

Gambar Pedesaan atau Gajah yang Pertama Kali Dilihat?

access_time 29 Oktober 2019 21:29:45 folder_open 74

Sejarah Panjang Tupperware, Wadah Favorit Emak-Emak

access_time 29 Oktober 2019 12:24:58 folder_open 69




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Promosikan Bisnis Anda bersama AdsMart by Komiqu.com

    Promosikan bisnis atau produk Anda bersama AdsMart by Komiqu.com, cuma Rp. 10.000 / hari saja bro..

  2. Belum ada komentar

menu
menu