Home / News / Nasional / BNPT Larang Aplikasi Zoom karena Tidak Aman

BNPT Larang Aplikasi Zoom karena Tidak Aman


BNPT Larang Aplikasi Zoom karena Tidak Aman

Satu per satu lembaga resmi Indonesia melarang penggunaan aplikasi Zoom. Tak hanya Kementerian Pertahanan, kali ini Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) juga melakukan hal serupa.

Lembaga yang jadi leading sektor penanganan teror itu melarang penggunaan Zoom untuk rapat online, baik dengan pihak internal maupun eksternal.

“Benar. Kami mengikuti arahan dari pimpinan,” kata kepala BNPT Komjen Suhardi Alius saat dihubungi Beritasatu.com Selasa (28/4/2020).

Surat larangan itu termaktub dalam surat edaran BNPT Nomor 08/2020 yang tertulis jika larangan tersebut karena tidak adanya jaminan keamanan data dari pihak penyedia aplikasi Zoom.

Surat itu ditandatangani Sekretaris Utama BNPT Marsda TNI Dr. A. Adang Supriyadi dan ditulis bila setiap pelaksanaan rapat video conference agar menggunakan aplikasi lainnya yang terjamin enkripsinya

Dalam poin (c) juga meminta seluruh pejabat dan staf yang masih meng-install aplikasi Zoom Meeting pada perangkat laptop maupun smartphone agar segera dihapus/uninstall untuk menghindari terjadinya potensi pencurian data atau scamming.

"Tujuannya adalah untuk mencegah kebocoran data dan informasi ke pihak yang tidak bertanggung jawab," tulis surat yang dibuat pada 24 April itu.

 

Sumber : Beritasatu.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 223

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 111

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 75




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Kirim Paket di JNE Sahabat Pake GoPay, Cashback Rp. 5.000

    Kirim paket JNE Sahabat pake GoPay, Cashback Rp. 5.000, Jemput Paket Gratis untuk wilayah Kab. Cirebon.

  2. Belum ada komentar

menu
menu