Home / News / Food / 3 Fakta Menarik Rengginang, Camilan Favorit Lebaran

3 Fakta Menarik Rengginang, Camilan Favorit Lebaran


3 Fakta Menarik Rengginang, Camilan Favorit Lebaran

Sering disajikan saat lebaran, rengginang hampir ada di setiap rumah. Camilan gurih renyah ini enak disantap sambil mengobrol bersama keluarga di rumah.
Rengginang merupakan camilan tradisional berbahan dasar beras ketan yang dijemur di bawah terik matahari hingga kering. Setelah itu barulah digoreng hingga menghasilkan tekstur renyah. Camilan khas Sunda ini banyak disajikan saat lebaran.

Agar tetap terjaga tekstur renyahnya, biasanya rengginang dimasukkan ke dalam toples. Rengginang juga kerap membuat kesal karena seringkali disajikan di wadah toples kaleng bekas biskuit atau wafer. Hal ini membuat banyak orang tertipu karena menyangka di dalamnya biskuit atau wafer sungguhan.

Rengginang khas Betawi umumnya bercita rasa asin dan gurih. Namun ada juga varian rengginang yang manis. Varian rengginang manis tersebut di Jawa Tengah ukuran besar sekitar 10 cm diameternya dengan rasa manis dan asin.

Berikut 5 fakta menarik rengginang mulai dari asal usul hingga cara membuatnya.

1. Asal Usul Rengginang
Banyak yang beranggapan bahwa rengginang merupakan camilan khas Betawi. Namun sebenarnya rengginang berasal dari Sunda tepatnya Jawa Barat dan Banten. Dilansir dari akun Facebook bernama Rengginang Cimanuk Pandeglang Banten (14/9), rengginang berasal dari kata 'raginang'.

Raginang berawal dari orang zaman dahulu berniat membuat tape ketan namun karena raginya tidak ada akhirnya beras ketan yang sudah dikukus tersebut dibentuk bulat kecil dan dijemur. Setelah itu digoreng dan ternyata banyak yang menyukainya. Raginang pun berubah nama menjadi Rengginang dan hingga saat ini camilan tersebut masih eksis.

2. Bahan Dasar Rengginang
Bisa dikatakan rengginang merupakan camilan yang masuk ke jenis kerupuk karena teksturnya renyah. Namun jika kerupuk pada umumnya terbuat dari tepung atau bahan makanan yang dihaluskan lalu dijemur. Berbeda dengan rengginang yang menggunakan beras ketan utuh tanpa dihancurkan.

Beras ketan tersebut dicampurkan perasa terlebih dahulu. Setelah itu dikukus dan dibentuk bulat kecil lalu digoreng. Untuk menghasilkan rengginang yang teksturnya renyah pun harus menggunakan minyak yang panas.


3. Disajikan dalam Stoples Kaleng Bekas Biskuit
Rengginang yang teksturnya renyah ini harus diletakkan dalam wadah yang tertutup rapat seperti toples. Wadah stoplesnya pun harus yang berukuran agak besar agar bisa masuk jumlah banyak. Karena biasanya rengginang dimasak dalam jumlah banyak terkadang kehabisan wadah untuk menyimpannya.

Akhirnya banyak orang menyajikannya dalam stoples kaleng bekas biskuit atau wafer. Rengginang dalam stoples kaleng tersebut seringkali membuat kesal karena banyak yang tertipu. Mereka pikir isinya adalah biskuit ataupun wafer sungguhan.

Rengginang dalam stoples kaleng bekas biskuit atau wafer tersebut kerap disajikan saat lebaran. Identik dari lebaran adalah menyuguhkan kue kering atau biskuit kaleng. Bahkan ada juga meme rengginang yang terdapat dalam kaleng bekas biskuit tersebut.

 

Sumber : Detik.com



Artikel Terbaruartikel terbaru lainnya

Covid-19, Vitamin C dan Kekebalan Tubuh

access_time 18 April 2020 10:53:01 folder_open 240

Pengusaha Cantik Asal Semarang yang Pekerjakan Puluhan Difabel

access_time 21 Maret 2020 11:21:55 folder_open 124

Nasihat Habib Jindan Agar Tak Kawatir Soal Rejeki

access_time 14 Maret 2020 11:40:13 folder_open 82




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Kopi Kebersamaan, Kopi Enak Ga Harus Mahal

    Kopi Enak Ga Harus Mahal, dibuat dari biji kopi pilihan asli Indonesia dengan varian rasa yang bikin segar

  2. Belum ada komentar

menu
menu