Home / Wondeful Indonesia / Pariwisata / Asam Kumbang, Penangkaran Buaya Terbesar di Indonesia

Asam Kumbang, Penangkaran Buaya Terbesar di Indonesia


Asam Kumbang, Penangkaran Buaya Terbesar di Indonesia

Buat traveller yang memiliki rencana liburan ke Medan Sumatera Utara dan suka dengan tempat wisata yang menarik, unik, serta berbeda dengan yang lain, objek wisata yang satu ini pasti Anda suka, karena di sana Anda bisa berwisata sambil mengenal reptil dengan lebih dekat. Tempat wisata yang dimaksud adalah Penangkaran Buaya Asam Kumbang.

Lokasi penangkaran reptil buas ini berada di Jl. Bunga Raya 2 No. 59, Kecamatan Sunggal, bisa diakses oleh semua jenis transportasi di Medan baik itu angkot, becak, motor, atau mobil. Kalau Anda memilih menggunakan angkot, bisa naik angkot nomor 64 dan turun di Kampung Lalang. Selanjutnya naik angkot yang menuju ke Taman Buaya. Apabila Anda menggunakan kendaraan pribadi hanya perlu menuju ke Kampung Lalang, kemudian mengikuti plang penunjuk jalan ke arah Taman Buaya.

Penangkaran Buaya Asam Kumbang merupakan penangkaran yang dikelola oleh keluarga Lo Tham Muk. Penangkaran ini awalnya hanya berisi 12 ekor anak buaya yang di dapatkan Lo Tham Muk dari sungai di Sumatera Utara. Pada saat itu buaya muara belum di lindungi seperti sekarang. Taman Buaya ini berdiri awalnya hanya karena hobi beliau yang memang menyukai reptil buas. Beliau kemudian mendirikan Penangkaran Buaya Asam Kumbang pada tahun 1959 dan mulai terkenal sejak tahun 1998. Sejak dibuka 60 tahun silam Taman Buaya ini masih saja mempertahankan keserdahanaanya. Meskipun begitu setiap hari banyak pengunjung yang datang, terlebih pada akhir pekan dan musim liburan.

Penangkaran buaya ini dihuni oleh 2.800 ekor buaya. Oleh sang pemilik di areal seluas dua hektar dibangun 78 bak penangkaran buaya dengan tiap bak dihuni sekitar 10-15 buaya sesuai dengan umur masing-masing. Bak ini juga sudah ditutup dengan kawat, agar aman. Di sini Anda bisa menemukan buaya kecil yang tidak menyeramkan hingga buaya dewasa yang agresif. Menariknya lagi Anda bisa melihat buaya yang berusia 57 tahun dengan panjang 5-6 meter, buaya tertua di tempat ini. Terdapat juga buaya buntung atau buaya tanpa ekor.

Tempat wisata unik ini tidak hanya menawarkan berbagai jenis buaya, didominasi jenis buaya muara, tetapi juga terdapat kebun binatang mini. Di dalamnya terdapat monyet, ulat phyton dan kobra, penyu, dan kura-kura, serta ratusan bangau putih yang terbang di atas kolam penangkaran buaya. Selain dibuat bak areal penangkaran dibuat semacam danau buatan, sehingga buaya bisa leluasa untuk hidup di air dan naik ke daratan. Danau ini juga telah diberikan pagar sebagai pembatas.

Tiket masuk penangkaran buaya ini hanya Rp 8.000,00 baik untuk anak-anak atau dewasa. Tidak seperti tempat wisata lain yang harus membeli tiket di loket, di tempat ini Anda bisa membelinya di sebuah kedai atau warung kecil. Di kedai ini kamu juga bisa membeli makanan dan minuman ringan serta aksesoris atau pernak pernik berbau buaya. Dinding kedai ini dihiasi dengan kliping dan foto-foto hasil liputan media tentang tempat ini. Jika kamu ingin melihat atraksi buaya kamu bisa membayar tiket tambahan sebesar Rp 50.000 per orang, sedangkan yang ingin memberikan itik langsung pada buaya  dikenakan biaya ekstra Rp 35.000 per orang.

 

*Hendro Cahyono, dari berbagai sumber.



Pariwisatapariwisata lainnya

Cobalah Berwisata Ke Pantai Ujung Genteng Jawa Barat

access_time06 Desember 2018 10:49:46 folder_open 317

Jelajah Pulau eksotis di Pulau Biawak Indramayu Jawa Barat

access_time24 November 2016 09:53:17 folder_open 2.402

Menyusuri Keindahan Sungai Citumang Ciamis Jawa Barat

access_time16 November 2016 09:33:16 folder_open 3.347

Kulinerkuliner lainnya

Abon Gulung, Kelembutan Khas Papua

Abon Gulung, Kelembutan Khas Papua

access_time 10 Mei 2019 19:37:31 folder_open 38
Garang Asem Kudus, Menyaingi Kretek dan Bulutangkis

Garang Asem Kudus, Menyaingi Kretek dan Bulutangkis

access_time 02 April 2019 12:12:40 folder_open 105
Batagor Hanjuang, Jajanan Pinggir Jalan Rasa Restoran

Batagor Hanjuang, Jajanan Pinggir Jalan Rasa Restoran

access_time 27 Desember 2018 13:17:58 folder_open 341




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu