Home / Wondeful Indonesia / Pariwisata / Air Terjun Nglirip Memanjakan Mata

Air Terjun Nglirip Memanjakan Mata


Air Terjun Nglirip Memanjakan Mata

Apa yang terlintas di benak jika membahas  objek wisata di Jawa Timur? Mungkin yang terbayang  adalah Gunung Bromo , Kawah Ijen, Jatim Park atau Secret Zoo. Padahal, propinsi terluas di Pulau Jawa itu juga memiliki destinasi wisata alam dengan panorama yang indah mempesona yaitu Air Terjun Nglirip di Tuban. Air terjun dengan ketinggian 30 meter itu berlokasi di Pedukuhan Jojogan Desa Mulyo Agung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Air Terjun Nglirip bersumber dari mata air Hutan Karawak.  Airnya berwana hijau tosca dan di sekitar lokasi dikelilingi rimbunan pohon yang lebat menghijau. Pemandangan sekitar  sangat cocok bagi traveller penggemar fotografi. Di sekitarnya disediakan gardu pandang untuk berpose. Terdapat pula beberapa warung makanan dan minuman bagi pengunjung yang ingin bersantai melepas penat.

Terdapat dua rute menuju ke lokasi air terjun. Pertama, rute Montong.  Traveller  bisa naik angkutan umum jurusan Montong, lalu dilanjutkan lagi ke jurusan Jojogan. Dari Jojogan bisa  berjalan kaki sebentar untuk sampai ke lokasi.  Kedua, Rute Singgahan. Traveller  dapat naik angkutan umum dari terminal Tuban menuju  Terminal Bojonegoro, lalu dilanjut menuju daerah Jatirogo. Traveller  bisa turun di pertigaan Warung  Anjlok, Jojogan. Dari pertigaan ini, Air Terjun Nglirip hanya berjarak sekitar satu kilometer saja.

Setiap tempat wisata memiliki mitosnya sendiri, termasuk Air Terjun Nglirip. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, para pengunjung  dilarang  membawa pacarnya ke sini Menurut mitosnya barang siapa yang membawa pasangan maka akan hubungannya akan putus kurang dari 40 hari setelah berkunjung. Mitos ini hadir dari legenda masyarakat  secara turun-temurun. 

Konon kabarnya, pada zaman dahulu ada pasangan kekasih yang berbeda kasta atau golongan.Sang pria dari keluarga kaya, sedangkan sang gadis adalah gadis biasa putri keluarga petani. Hubungan kisah cinta mereka tak direstui oleh orang tua pihak pria, karena perbedaan kasta. Akan tetapi sang pria tetap mempertahankan hubungan percintaannya meskipun tak direstui. Hingga akhirnya, ayah sang pria menyuruh pengawalnya untuk membunuh putranya sendiri karena dianggap memalukan pihak keluarga yang berkasta lebih tinggi.

Oh ya, yang perlu diperhatikan jika berkunjung ke sini adalah adanya larangan untuk berenang di tengah  telaga di bawah air terjun. Berenang di sini bisa mengundang bahaya. Entah karena dalamnya ketinggian air atau karena faktor lain, tercatat banyak pengunjung yang menjadi korban padahal pada saat berkunjung kondisi  permukaan air sangat tenang tanpa arus sedikitpun. 

 

*Hendro Cahyono, dari berbagai sumber : Blog.reservasi.com, Asliindonesia.net, Detik.travel.com



Pariwisatapariwisata lainnya

Keindahan Candi Prambanan

access_time27 Desember 2016 14:04:32 folder_open 2.457

Pantai Ngobaran Dan Pantai Nguyahan, Gunung Kidul

access_time16 Januari 2017 09:40:12 folder_open 1.214

Pantai Krakal, Deretan Pasir Putih Dan Batu Karang Yang Indah

access_time03 Januari 2017 14:54:21 folder_open 1.530

Kulinerkuliner lainnya

Bir Pletok, Minuman Tradisional Khas Betawi

Bir Pletok, Minuman Tradisional Khas Betawi

access_time 11 Mei 2019 00:56:28 folder_open 76
Kepiting Kenari, Ikon Kuliner Balikpapan

Kepiting Kenari, Ikon Kuliner Balikpapan

access_time 11 Mei 2019 06:19:48 folder_open 67
Nasi Gandul Pati, Lezatnya Sampai ke Hati

Nasi Gandul Pati, Lezatnya Sampai ke Hati

access_time 17 September 2019 13:03:50 folder_open 11




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Promoted Kuliah di Kampus Umar Usman, Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha

    Kampus BisnisUmar Usman, Program Profesional 1 Tahun (D1) Mencetak Entrepreneur Berkarakter, Lets Join Us!

  2. Belum ada komentar

menu
menu