Home / Wondeful Indonesia / Pariwisata / Mengintip Ruang Privasi Sultan Cirebon

Mengintip Ruang Privasi Sultan Cirebon


Mengintip Ruang Privasi Sultan Cirebon

Wisata mengunjungi bangunan situs bersejarah selalu memiliki sensasinya sendiri. Dinding dan ruang seolah bertutur dan bercerita menggambarkan suasana jaman dahulu ketika di lokasi dan sekitarnya terdapat aktivitas keseharian para penghuninya.

Salah satu bangunan situs bersejarah yang wajib didatangi di Tanah Pasundan adalah Taman Sari Sunyaragi Cirebon atau yang dikenal dengan sebutan Gua Sunyaragi.

Gua Sunyaragi adalah gua yang terletak di sisi Jalan By Pass Brigjen Dharsono Kelurahan Sunyaragi Kecamatan Kesambi Kotamadya Cirebon provinsi Jawa Barat. Dengan luas area sekitar 15 hektare, bentuk bangunannya sebenarnya lebih mirip candi. Konstruksi dan komposisinya berupa bangunan dan taman air. Dulu lokasi ini dikelilingi danau yang sekarang telah mengering dan berubah menjadi jalan raya. Gua Sunyaragi merupakan bagian dari Keraton Pakungwarti bernama Keraton Kasepuhan.

Nama "Sunyaragi" berasal dari kata "sunya" yg berarti  sepi dan "ragi" yang berarti raga, diambil dari bahasa Sanskerta. Bangunan dan kompleks dengan paduan arsitektur bergaya Islam, Hindu, Cina dan Eropa ini diperkirakan dibangun sejak 1529 dengan menggunakan material dari Laut Selatan. Didirikan untuk tempat beristirahat dan bersemedi para Sultan Cirebon dan keluarganya.

Gua Sunyaragi mememiliki beberapa bangunan dengan masing-masing fungsinya. Sebelum masuk lebih jauh ke dalam kompleks wisata yang dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 08.00 - 17.00 ini, kita terlebih dulu  membayar tiket masuk :

Dewasa/anak Rp.10.000
Parkir Rp.5.000
Jasa Pemandu Rp.50.000

Setelah berada di dalam, kita merasakan hawa sakral yang menyelimuti seluruh area kompleks. Kita menyusuri dan berkeliling umtuk mengunjungi beberapa bagian bangunan dengan kegunaannya, diantaranya :

Mande Beling : dipergunakan Sultan Cirebon untuk beristirahat. Berbentuk joglo berpagar kayu dengan pecahan kaca ( beling ) ditempel pada bagian bangunan.

Bangsal Jinem : dipergunakan Sultan Cirebon untuk memberi pengarahan dan wejangan kepada pengikutnya. Dari bangsal ini beliau juga dapat menyaksikan prajuritnya berlatih perang dan bela diri.

Gua pengawal : tempat berkumpul para pengawal dan pengiring Sultan.

Gua Pande Kemasan : tempat membuat senjata seperti keris, tombak dan barang logam lainnya.

Gua Peteng : di depan pintu masuk gua ini ada Patung Perawan Sunti. Kepercayaan masyarakat melegendakan bahwa mereka yang jomblo akan sulit mendapatkan jodoh jika menyentuh patung ini. Jadi, bagi para jomblo, patung ini cukup dilihat aja ya, jangan coba-coba menyentuhnya. Gua ini adalah gua yang paling gelap karena biasa digunakan untuk menyepi mendapatkan ilmu kekebalan tubuh. Terdapat lorong bawah tanah sepanjang 12 km menembus ke Gunung Jati. Karena banyak pengunjung anak-anak tersesat di lorong, maka ketika kompleks Gua Sunyaragi dipugar tahun 1977 - 1982, lorong inipun ditutup.

Gua Padang Ati : tempat menyepi bagi orang yang hatinya sedang gelap agar kembali merasa terang.

Gua Pawon : dapur tempat menyimpan makanan

Bagi para pengunjung, disarankan untuk memperhatikan hal berikut sebelum datang ke Gua Sunyaragi

1. Bila datang siang hari ketika terik matahari maka wajib membawa topi, payung, kaca mata hitam dan bekal air minum karena kondisi udara di dalam kompleks sangat panas.

2. Lebih baik datang pada sore hari selepas Ashar karena terik matahari mulai mereda dan suasana kompleks lebih adem.

Setelah puas berkeliling dan berfoto, kita beranjak pulang dan sebelumnya mampir dulu di kios-kios  dalam area parkir yang menjual souvenir Gua Sunyaragi dan oleh-oleh khas Cirebon. Souvenir dengan harga bersahabat dapat dibawa pulang sebagai kenang-kenangan bahwa kita pernah mampir di sini untuk mengintip keseharian Sultan Cirebon dan keluarganya di jaman dulu.

 

*Hendro Cahyono



Pariwisatapariwisata lainnya

Menikmati Pantai Parangtritis Yogyakarta

access_time28 Maret 2017 02:36:32 folder_open 1.566

Kapal Apung PLTD, Jejak Sejarah Tsunami Aceh

access_time07 Maret 2019 22:35:34 folder_open 177

Jelajah Pulau eksotis di Pulau Biawak Indramayu Jawa Barat

access_time24 November 2016 09:53:17 folder_open 2.516

Kulinerkuliner lainnya

Nasi Jamblang khas Cirebon

Nasi Jamblang khas Cirebon

access_time 06 November 2016 05:22:28 folder_open 1.632
Pedasnya Ayam Gepuk Pa Gembus

Pedasnya Ayam Gepuk Pa Gembus

access_time 19 Maret 2018 01:45:15 folder_open 733
Cakwe, Camilan Simbol Perlawanan

Cakwe, Camilan Simbol Perlawanan

access_time 06 Maret 2019 10:47:27 folder_open 164




Login disini untuk memberikan komentar

 

comment0 Responses
  1. Belum ada komentar

menu
menu